Minggu, 07 Juli 2013

volunteer


Gambar 1 menunjukkan tempat saya tinggal di desa Serang kecamatan Panggungrejo Kabupaten Blitar Propinsi Jawa Timur. Sedangkan pada gambar 2 adalah peta wilayah dukuh serang 1 tempat saya tinggal sekarang. Adapun pada gambar 3 merupakan logo sebuah lembaga pokmaswas Binasamudra wadah aktivitas soial yang saya tekuni saat ini sebagai tenaga sukarela dalam hal konservasi sumberdaya kelautan dan perikanan dan UPWP3K.

Kelompok Masyarakat Pengawas Bina Samudra adalah salah satu dari 8 Kelompok Masyarakat Pengawas di Kabupaten Blitar yang bergerak dibidang pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan serta Pengawasan dibidang Upaya Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau Pulau Kecil (UPWP3K) di Pesisir Selatan Kabupaten Blitar. Lambang Kementrian Kelautan disana (dalam logo) adalah merupakan woro-woro yang mana KKP merupakan Institusi atau lembaga negara yang membina POKMASWAS dalam rangka peran serta partisipasi aktif masyarakat terhadap semua kebijakan demi tercapainya tujuan pembangunan menyejahterakan masyarakat. POKMASWAS SDKP ada dua katagori yaitu bidang tangkapdan bidang konservasi.

Pada sa'at ini Kelompok Masyarakat Pengawas Sumberdaya Kelautan dan Perikanan di Kabupaten Blitar Bina Samudra dan 7 kelompok lainnya melakukan kegiatan pengawasan dalam bidang tangkap dan juga melakukan kegiatan konservasi SDKP. Dalam pada itu kami melakukan penanaman Cemara Udang sebagai vegetasi pantai dan Mangrove serta Konservasi Penyu dan Budidaya ian Sidat.

Untu melakukan kegiatan itu kami hanya mengandalkan penyisihan hasil kami mencari ikan dilaut dengan nelayan tradisional menggunakan pancing ancetan dengan perahu kunting untuk menangkap ikan palagis. Kami perlu banyak biaya tetapi kami tidak mempunyai sumber dana yang cukup.

Sabtu, 06 Juli 2013

Amanah atau Amarah

Dari seorang ulama yang disebut Kiyai mBeling, aku pernah mendengar tentang kisah Tuhan menciptakan alam semesta ini hanya dengan menyebut Kun Fayakun (versi Arab) yang artinya KUKATAKAN JADI MAKA JADILAH. Segala sesuatu dijadikanNYA sesuai dengan KehendakNYA. Diantara sekian milyard pecahan bigbeng terjadilah sekian milyard galaksi. Diantaranya adalah galaksi matahari dengan bumi sebagai salah satu planetnya. Ketika Tuhan menciptakan Idazil, Malaikat jibril, malaikat Mika'il Malaikat Ngisrapil, Malaikat Ngijra'il, Idazil mempunyai tugas menjaga dan memanage Syurga tempat dimana Manusia akan ditempatkan. Sedangkan manusia itu sendiri akan dijadikan Oleh Tuhan dari segumpal tanah liat yang berasal dari Planet Bumi. Sang Idazil yang sejak awal memiliki sifat panas seperti halnya asal muasalnya dijadikan (api). Idazil penasaran dengan rencana Tuhan tentang penciptaan manusia dan Idazil dengan sadar dan nekad keluar dari tuga dan melakukantindakan indisipliner. Dia menuju bumi dan melihat-lihat keadaan bumi. Dibumi Idazil kerasan dan gak mau pulang serta menempati bumi dan bermaksud menguasainya. Sementara itu Tuhan mengutus keempat malaikatNYA secara bergantian untuk menyadarkan Idazil, namun tak ada yang berhasil. Dan selanjutnya  Tuhan mengutus mereka (4 Malaikat itu ) bergantian untuk mengambil tanah liat dibumi untuk dijadikan manusia. Yang berhasil mengambil tanah liat untuk dijadikan manusia adalah Ngijra'il oleh sebab itu pada akhirnya nanti, Sang Ngijra'il adalah malaikat pencabut nyawa.

Cerita kita alihkan dulu, sang manusia sudah diciptakan Adam dan Hawa ditempatkan di Syurga karena Idazil desersi. Dan.... ketika Idazil tau itu, timbul lagi dengki sreinya. Dia (Idazil) berusaha masuk kembali kesyurga. Tetapi disana sudah ada penjaga Ular naga dan Merak yang menghalangi Idazil masuk dengan biasa melalui pintu. Karena terhalang, maka Idazil menggunakan muslihat. Dia membiarkan dirinya ditelan naga dan setelah itu keluar dari perut naga dan dia behasil menemui Hawa didalam syurga. Singkat cerita Idazil berhasil melakukan tipudaya pada Hawa sehingga Hawa memakan buah terlarang dan memberikan buah itu kepada Adam dan dimakannya. Pada Hawa terjadi perubahan tumbuh buah dada atau payudara dan pada Adam tumbuh gulumenjing (benjolan didepan tenggorok).Ada yang bilang Jakun.

Tuhan memberi penghakiman atas dasar kesalahan itu kepada:
1. Adam dengan vonis, Dia akan mendapatkan keturunan dari Hawa dan dia akan bertanggung jawab
terhadap keadaan itu. Dia akan mati dari tanah akan menjadi tanah dan sukmanya mempertanggung
jawabkan perbuatannya selama hidup didunia. Untuk bertahan hidup dengan berkeringat dari debu makan debu dan akhirnya kembali menjadi debu.  Suksma sejati ruh yang ditiupkan Tuhan akan mempertanggung jawabkan semua akibat tindakan selama  dibumu ini.

2. Kepada Hawa yang menyebabkan Adam tergoda melakukan pelanggaran atas larangan Tuhan, Hawa akan menderita mengandung, melahirkan dengan rasa sakit namun Hawa ttap akan birahi dan melayani Adam.Juga penderitaan yang sama seperti Adam.

3. Kepada Idajil, Tuhan mengutuk dia menjadi kerak neraka di akhir Zaman kelak dan abadi. Namun Idajil tetap meminta agar dia dijinkan menggodai manusia.Tuhan mengijinkan tetapi sebatas manusia yang tergoda.

Kisah tersebut sangat nyata didalam kehidupan manusia dibumi ini. Sejak jaman purba ampai kini kebenaran dan kesalahan selalu beradu dan bertempur memperebutkan manusia. Manusia yang hidup dalam kebenaran akan selalu tersiih dan bahkan yang tidak menyisih akan teroerosok pada jebakan idazil untuk melakukan kesalahan. Maa demi maa angkara murka telah merajai dunia dengan assainnya dengan 300 screet society dan dengan segala daya upaya devide et impera. Kebenaran telah dipudarkan dan kehidupan faik dan munafik terlihat dimana-mana.

Mulut-mulut mengucapkan kasih sayang dan kebenaran yang sangat indah didengar telinga. Namun perilakunya bertentangan denganyang diucapkan. Mulut mengucapkan kata kaih namun tangan merampok 
Korupsi berjamaah dilakukan sampai kepada Ayat-Ayat Allah sekalipun mereka perkosa dan dijadikan alat perampokan asset negara. Kitab Suci Alqur'an yang sedemikian kita junjung dan kita muliakan telah diobrak abrik korupsi.bahkan mungkin? saya dan anda juga ada didalamnya.

Dari cerita diatas, saya pribadi mengambil kesimpulan bahwa kehidupan yang terjadi pada planet bumi ini merupakan ekskusi program yang telah dibuat pada komputer canggih buatan Tuhan ini. Manusia disuruh menjadi khalifah di bum ini namun disertakan virus2 idajil yang aka selalu menguji kemampuan kita memanage kehidupan ampai pada akhirnya kita akan mendapatkan sebab akibat G.I.G.O yaitu jika Gerbage in maka Gerbage Out dan jika Gold In Gold juga sebagai Outputnya.

Dengan demikian kita hanya ada dua plihan dan harus menempati posisi satu diantara dua hal tersebut. Hidup adalah sebuah plihan. Terserah anda akan berada pada situs amanah atau anda akan bersama situs amarah.